
Pernah mencoba beberapa tema WordPress lalu membiarkannya menumpuk di dashboard? Banyak pemilik website melakukan hal yang sama. Kabar baiknya, Anda bisa menghapus tema WordPress dengan aman selama Anda tidak menghapus tema yang sedang aktif atau tema induk dari child theme.
Selain itu, pengembang mungkin sudah berhenti memperbarui tema lama. Kondisi ini dapat membuka celah keamanan pada website. Karena itu, sebaiknya hapus tema yang sudah tidak Anda gunakan agar pengelolaan website menjadi lebih mudah.
Sebelum menghapus tema, ada beberapa hal yang perlu Anda periksa. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa tema tersebut memang sudah tidak diperlukan oleh website Anda.
WordPress tidak mengizinkan Anda menghapus tema yang sedang aktif. Jadi, aktifkan terlebih dahulu tema lain sebelum Anda menghapus tema tersebut.
Sebagai contoh, jika Anda menggunakan tema Astra dan ingin menghapusnya, Anda harus mengaktifkan tema lain terlebih dahulu, misalnya Twenty Twenty-Six.
Sebagian pengguna WordPress menggunakan child theme untuk melakukan kustomisasi.
Jika website Anda memakai child theme, jangan langsung menghapus parent theme. Sebab, child theme bergantung pada file dari parent theme. Jika Anda menghapus parent theme, tampilan website bisa bermasalah.
Jika Anda tidak pernah membuat child theme, biasanya Anda tidak perlu khawatir dengan hal ini.
Menghapus tema WordPress tidak akan menghapus postingan, halaman, gambar, maupun database website Anda. Namun, Anda mungkin akan kehilangan pengaturan khusus yang ditambahkan oleh tema tersebut.
Karena itu, pastikan Anda benar-benar tidak lagi menggunakan tema tersebut sebelum menghapusnya.

Sebagian besar pemula memilih cara ini karena langkah-langkahnya paling mudah diikuti.
Jika berhasil, tema tersebut akan hilang dari daftar tema yang terpasang di WordPress Anda.

Jika Anda tidak bisa menghapus tema dari dashboard, Anda masih bisa menghapusnya melalui File Manager di cPanel.
Setelah Anda menghapus folder tersebut, tema itu tidak akan lagi muncul di dashboard WordPress.
Karena proses ini menghapus file secara langsung dari server, pastikan Anda memilih folder tema yang benar.

WP-CLI adalah alat berbasis command line untuk mengelola WordPress melalui SSH. Developer dan pengguna yang terbiasa bekerja melalui terminal biasanya memilih cara ini.
Jalankan perintah berikut:
wp theme listPerintah tersebut akan menampilkan seluruh tema yang terpasang beserta statusnya.
Setelah mengetahui nama folder temanya, jalankan perintah berikut:
wp theme delete nama-temaSebagai contoh:
wp theme delete astraJika berhasil, Anda akan melihat pesan bahwa WordPress sudah menghapus tema tersebut.
Jika Anda gagal menghapus tema, biasanya penyebabnya tidak terlalu rumit.
Ini adalah penyebab yang paling sering terjadi. Solusinya, aktifkan tema lain terlebih dahulu, lalu coba hapus kembali tema tersebut.
Jika website menggunakan child theme, parent theme tidak boleh dihapus. Periksa kembali apakah ada child theme yang masih bergantung pada tema tersebut.
Pada beberapa hosting, permission file yang tidak sesuai dapat membuat WordPress gagal menghapus tema.
Jika hal ini terjadi, Anda bisa:
Pada beberapa kasus, tombol Delete tidak muncul meskipun tema sudah tidak aktif.
Biasanya hal ini terjadi karena:
Jika mengalaminya, Anda bisa menghapus tema melalui cPanel atau WP-CLI.
Menghapus tema WordPress yang tidak digunakan sebenarnya cukup mudah. Untuk sebagian besar pengguna, cara melalui Dashboard sudah lebih dari cukup.
Namun, jika dashboard bermasalah, Anda masih bisa menggunakan cPanel atau WP-CLI sebagai alternatif.
Sebelum menghapus tema, pastikan tema tersebut bukan tema aktif dan tidak digunakan sebagai parent theme. Dengan begitu, Anda dapat membersihkan website tanpa risiko merusak tampilan atau fungsi WordPress.