
Parallax effect website semakin sering digunakan karena mampu membuat tampilan terasa lebih hidup dan modern. Selain itu, efek ini juga bisa meningkatkan pengalaman pengguna saat scrolling. Nah, di artikel ini kamu akan belajar cara membuat parallax scrolling dengan mudah, mulai dari konsep dasar hingga contoh penerapannya.
Parallax scrolling adalah teknik visual di mana background dan elemen foreground bergerak dengan kecepatan berbeda saat halaman di-scroll. Karena itu, halaman terlihat memiliki kedalaman (depth) yang lebih menarik dibanding tampilan biasa.
Selain terlihat estetik, parallax effect website juga sering digunakan untuk:
Dengan kata lain, efek ini bukan sekadar gaya, tapi juga strategi untuk meningkatkan interaksi pengguna.
Meskipun terlihat keren, parallax tidak selalu cocok untuk semua jenis website. Oleh karena itu, kamu perlu tahu kapan sebaiknya menggunakan efek ini.
Jadi, gunakan parallax secara bijak agar hasilnya tetap maksimal.

Sekarang kita masuk ke bagian utama, yaitu cara membuat parallax effect website dengan teknik sederhana.
Pertama, siapkan struktur HTML sederhana seperti ini:
<div class="parallax"></div>
<div class="content">
<h2>Konten Website</h2>
<p>Isi konten di sini...</p>
</div>Selanjutnya, gunakan properti CSS berikut:
.parallax {
background-image: url('gambar.jpg');
height: 400px;
background-attachment: fixed;
background-position: center;
background-repeat: no-repeat;
background-size: cover;
}Dengan menggunakan background-attachment: fixed, background akan tetap diam saat halaman di-scroll. Sementara itu, konten di atasnya tetap bergerak. Hasilnya, efek parallax sederhana langsung terlihat.

Jika kamu ingin hasil yang lebih halus, kamu bisa menambahkan JavaScript. Dengan begitu, kamu bisa mengontrol pergerakan elemen secara lebih fleksibel.
Contoh sederhana:
window.addEventListener("scroll", function() {
let offset = window.pageYOffset;
document.querySelector(".parallax").style.backgroundPositionY = offset * 0.5 + "px";
});Melalui script ini, posisi background akan bergerak mengikuti scroll dengan kecepatan tertentu. Karena itu, efek terlihat lebih smooth dibanding hanya CSS.
Agar lebih kebayang, coba perhatikan beberapa ciri parallax yang terlihat profesional:
Selain itu, banyak website modern menggunakan kombinasi parallax dengan animasi ringan. Namun, mereka tetap menjaga keseimbangan agar tidak mengganggu performa.
Meskipun terlihat simpel, banyak orang sering melakukan beberapa kesalahan berikut:
Oleh sebab itu, pastikan kamu menguji hasilnya sebelum dipublish.
Supaya parallax effect website kamu terlihat lebih profesional, coba terapkan beberapa tips berikut:
Selain itu, kamu juga bisa mencoba variasi seperti multiple parallax section agar tampilan lebih dinamis.
Parallax effect website adalah solusi praktis untuk membuat tampilan lebih menarik dan interaktif. Dengan bantuan CSS, kamu sudah bisa membuat efek sederhana tanpa ribet. Sementara itu, kamu bisa menggunakan JavaScript untuk menghasilkan efek yang lebih smooth dan fleksibel.
Yang terpenting, gunakan efek ini secara bijak. Fokuslah pada kenyamanan pengguna, bukan hanya tampilan visual. Dengan begitu, website kamu tidak hanya terlihat keren, tapi juga tetap cepat dan memberi pengalaman nyaman bagi pengguna.
Bisa. Kamu cukup menggunakan CSS seperti background-attachment: fixed, meskipun efeknya lebih sederhana.
Tidak secara langsung. Namun, jika membuat website lambat, hal itu bisa berdampak ke ranking.
Tidak selalu. Parallax lebih cocok untuk website visual seperti landing page atau portfolio.