
Pernah buka jurnal 20 halaman… tapi baru baca 2 halaman langsung capek duluan? 😅
Tenang, kamu nggak sendirian.
Banyak mahasiswa dan pekerja sering ngalamin hal yang sama. Selain panjang, isi jurnal biasanya penuh istilah teknis yang bikin makin susah dipahami. Tapi sekarang, ada cara yang jauh lebih simpel.
Dengan Prompt AI untuk Merangkum Jurnal, kamu bisa memahami isi jurnal panjang dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Sebenarnya, bukan kamu yang kurang pintar. Memang jurnal itu ditulis dengan gaya yang cukup kompleks.
Beberapa alasannya:
Akibatnya, kamu butuh waktu lama hanya untuk memahami satu bagian saja. Bahkan, kadang sudah baca lama tapi tetap belum dapat intinya.
Nah, di sinilah AI mulai terasa manfaatnya.
Dengan bantuan seperti ChatGPT, kamu nggak perlu lagi membaca semuanya dari awal sampai akhir. Sebagai gantinya, kamu cukup memasukkan isi jurnal, lalu AI akan membantu merangkumnya.
Selain itu, kamu juga bisa mengatur bagaimana hasil ringkasannya. Mau versi sederhana? Bisa. Mau poin-poin penting? Juga bisa.
Coba gunakan prompt ini:
Anda adalah asisten akademik yang ahli dalam membaca dan merangkum jurnal ilmiah.
Tugas Anda adalah merangkum isi jurnal berikut secara terstruktur, jelas, dan mudah dipahami bahkan oleh orang awam.
📌 Instruksi:
1. Gunakan bahasa sederhana dan hindari istilah teknis yang rumit (atau jelaskan jika perlu)
2. Ambil hanya poin-poin paling penting, jangan terlalu panjang
3. Fokus pada inti penelitian, bukan detail yang tidak relevan
📊 Format hasil yang diinginkan:
1. Latar Belakang:
(Jelaskan masalah utama yang dibahas dalam jurnal)
2. Tujuan Penelitian:
(Apa yang ingin dicapai oleh penelitian ini)
3. Metode:
(Jelaskan metode secara sederhana, tanpa istilah rumit)
4. Hasil Utama:
(Sebutkan temuan paling penting dalam bentuk poin)
5. Kesimpulan:
(Ringkasan akhir dari penelitian)
6. Insight Sederhana:
(Jelaskan makna hasil penelitian ini dalam kehidupan nyata atau dengan bahasa sehari-hari)
---
📄 Jurnal / Materi:
[Tempel isi jurnal atau bagian penting di sini]
Dengan prompt ini, AI akan langsung menyusun isi jurnal menjadi lebih rapi dan mudah dipahami. Jadi, kamu nggak perlu lagi membaca semuanya secara detail di awal.
Kalau kamu ingin hasil yang lebih dalam, kamu bisa pakai versi yang lebih spesifik.
Misalnya:
Dengan cara ini, kamu bisa memahami jurnal dari berbagai sudut, bukan cuma ringkasan umum saja.
Walaupun AI sangat membantu, tetap ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Supaya hasilnya lebih optimal:
Selain itu, kamu juga bisa menggabungkan beberapa prompt untuk hasil yang lebih lengkap.
AI memang cepat, tapi bukan berarti kamu harus bergantung sepenuhnya.
Gunakan AI ketika:
Namun, tetap baca manual kalau:
Dengan kombinasi ini, hasil belajarmu akan jauh lebih maksimal.
Kalau digunakan dengan benar, AI bisa jadi “teman belajar” yang powerful.
Beberapa manfaatnya:
Selain itu, kamu juga bisa lebih fokus ke bagian penting tanpa harus tersesat di detail yang terlalu panjang.
Sekarang, merangkum jurnal nggak harus selalu ribet dan makan waktu lama.
Dengan Prompt AI untuk Merangkum Jurnal, kamu bisa memahami isi materi panjang dengan cara yang lebih cepat dan praktis. Namun, tetap gunakan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti pemahaman.